Postingan

Penciptaan Perempuan

Perempuan, diciptakan dari apakah rahimnya? hingga dititipkan benih-benih kehidupan, lalu dengan kesakitan menjalar akan melahirkan segala yang hidup. diciptakan dari apakah buah dadanya? hingga mengalirlah air susu ke segala penjuru dan memberi makan lima ribu keturunan yang kelaparan . diciptakan dari apakah kelembutannya? hingga dengan susah payah melunakkan sumpah serapah yang terkutuk dan mampu melawan bentuk kekerasan dunia yang paling keji. diciptakan dari apakah ideologinya? hingga mampu merunutkan segala yang rumit, segala yang berantakan dari kepala sampai tumit. diciptakan dari apakah ketenangannya? hingga mampu meredam suara angin ribut, dan meredakan segala kegelisahan yang kalang kabut. diciptakan dari apakah perasaannya? hingga diberi hati yang tentram dan menampung roh kebijaksanaan. diciptakan dari apakah kecantikannya? apakah dari racikan aroma sedap malam, ilalang liar dan duri-duri bougenville? perempuan, diciptakan dari apakah dia? hingga dimuliakan sebagai penolon...

Kekuatan Semesta

Semesta sungguh baik Mengembalikan yang telah pergi Meringankan yang menjadi beban berat Merangkul kembali yang hampir terpisah Terima kasih telah percaya pada intuisimu Terima kasih selalu yakin pada kekuatan semesta Terima kasih menjadi rumah ternyaman untuk disinggahi Meski, pada akhirnya ada yang memilih untuk menetap dalam satu atap Ada juga yang memilih untuk pergi dalam elegi

Menuju Tua

Ragaku mulai lemah Usiaku sudah tak belia Keriput menjejali wajah usang ini. Uban di kepala  Bak penanda "senja" telah datang. Apa yang bisa aku lakukan, dengan tubuh renta yang terletak diatas roda berjalan ? Apa cuma menyeruput teh hangat ? Sembari menikmati langit semesta Apa cuma sekedar membuka album usang ? Untuk menilik memori tempo dulu. Tubuhku sudah termakan waktu Tulangku mulai lapuk, perlahan keropos Cuma kulit kerut membungkus tulang rapuh itu. Pandanganku mulai buram Pikiranku lambat laun lumpuh Sering lupa dimana menaruh kacamata  Mereka menyebutku pikun Pendengaranku sudah tak seperti dulu Selalu membuat cucuku kesal  Karena harus mengulangi perkataannya Terkadang ia harus memebentak Agar aku dapat mengerti. Tapi, Hyang Widhi dan semesta itu sungguh baik.  Masih mempercayakan napas kehidupan pada raga ini Separuh usia pun telah kulalui. Namun, sebentar lagi sinarku akan redup Senja akan tenggelam  Saat itu pasti berbeda  Kau akan mengiringi ...

Sajak Pekat Malam

Sajak ini aku tulis di suatu malam yang kelam. Cahaya langit makin suram, lampu-lampu telah padam. Mulut bisu terdiam dan mata belum terpejam. Tidak ada bunyi jangkrik atau nyanyian belalang. Malam ini bungkam ! Mengisyaratkan dunia terlalu bising. Apakah isinya makhluk asing yang lahir sia-sia ? Dengan aksara dan suara yang bergeming. Lantas siapa yang bicara ? Siapa yang ingin kita dengar ? Kritik tanpa praktik. Bermain cantik bak penari panggung akrobatik. Hawa sedang tidak dingin. Tapi, embun di ujung kelopak mata begitu gelisah. Resah akan jatuh atau lelah karna menyerah ? Bincang-bincang tentang rezim yang tak lazim. Pelan-pelan menghangatkan basa-basi usia belia. Manusia insomnia itu pura-pura kelihatan bahagia. Padahal banyak menyimpan rahasia.  Adakah cerita dongeng dalam kepalanya ?  Atau elegi religi yang akan dinyanyikan ketika mati ? Bisa saja sengaja memendam suara dendam pada masa silam. Hidup ini banyak bohongnya !  Banyak omong kosong dengan umpatan yang ...
Hello guys selamat malam ! Gue kembali lagi setelah vacum satu tahun lebih :) Wah lama juga ya. Agak bingung juga mau ngetik apa, random ae yak. Malam ini posisinya gue sama muthiah lagi di coffe shop "Antara Kita", kita melipir dari kos karena bosan dengan situasi yang gitu-gitu aja *hahaha* ditambah suasana Bandung seperti biasa, dingin sehabis hujan sore tadi.  Di Coffe Shop ini gak terlalu rame sih mungkin karena PSBB juga. Gue pesen red velvet dingin dan Cimut pesen matcha dingin ditemani lagu-lagu sendu dari Tulus. Makin ambyarrrr. Asli ini gue bingung mau ngetik apa :) mungkin gue akan up lagi puisi-puisi lama atau sekedar curhat colongan :)  Bye !! Have fun guys

2020 is Loading

Jatuh,bangun,berdiri lagi Lelah,istirahat,berjalan lagi Datang,singgah lalu pergi lagi Ada bahagia diselingi kecewa Ada sedih diselingi tertawa Ada proses Ada juga protes Terima kasih 2019 untuk cerita yang terkisah Harapan untuk kehidupan yang akan datang Banyak hal baik dan orang baik yang akan mendekap di 2020 *Ditulis di Bandung saat pergantian tahun menuju 2020 *Tanpa kembang api,bunyi terompet dan suasana ramai

Ibu

Ibu .. Aku telah berkelana bu Aku telah menjelajahi bumi ini Aku telah berpetualang ke sudut sudut dunia Sekarang aku sedikit lelah bu Aku ingin pulang Sejenak aku ingin istirahat Aku ingin berkeluh kesah di pundakmu Menceritakan segalanya padamu Ibu ... Dulu sebelum aku pergi Kau bilang kau tak akan mengekangku Kau bilang kau tak takut untuk melepasku Kau selalu bilang bahwa aku mampu Ibu ...