Ragaku mulai lemah Usiaku sudah tak belia Keriput menjejali wajah usang ini Uban di kepala Bak penanda 'senja' telah datang Apa yang bisa aku lakukan, Dengan tubuh renta yang terletak diatas roda berjalan ? Apa cuma menyeruput teh hangat ? sembari menikmati langit semesta Apa cuma sekedar membuka album usang Untuk menilik memori tempo dulu Tubuhku sudah termakan waktu Tulangku mulai lapuk, perlahan keropos Cuma kulit kerut membungkus tulang rapuh itu Pandanganku mulai buram Pikiranku lambat laun lumpuh Sering lupa dimana menaruh kacamata Mereka menyebutku pikun Pendengaranku sudah tak seperti dulu. Selalu membuat cucuku kesal Karena harus mengulangi perkataannya. Terkadang ia harus membentak Agar aku dapat mengerti. Tapi, Hyang Widhi dan semesta itu sungguh baik Masih mempercayakan napas kehidupan pada raga ini Separuh usia pun telah ku lalui Namun, Sebentar lagi sinarku akan redup Senja akan tenggelam Saat itu pasti berbeda Kau akan mengirin...